Popular Posts

Wednesday, March 25, 2015

Drama 4 orang; Si Kaya dan Si Miskin

Ada yang lagi galau karena proyek drama? Yah, semoga teks berikut bisa membantu.

Tokoh:

  • Narator   ( yang tengah jalan ikutan main )
  • Sumarni  ( sebagai Si Kaya )
  • Kimi       ( Si Miskin )
  • Janda Jahat ( sebagai janda )
Ok. Silakan~

Narator: *dengan nada datar*
Pada suatu ketika, diwaktu yang biasa saja dan hari yang biasa saja, hiduplah 2 orang anak yang biasa saja yaitu Kimi dan Sumarni yang biasa saja. Sumarni merupakan anak orang ningrat yang biasa saja dan bergelimang harta seperti biasanya. Sedangkan Kimi yang biasa saja lahir di keluarga miskin yang biasa saja. Akhirnya mereka tumbuh besar dan hidup biasa saja lalu mati dengan biasa saja. Tamat. Daahh, bubar, bubar *mengibaskan tangan kearah penonton*
*Sumarni protes dan keluar*
Sumarni: Eh, serius dikit dong. Belom juga gw beraksi, kok cerita udah abis.
*Kimi muncul dengan handuk tukang becak di leher*
Kimi: tau tuh, parah nih. Gak banget deh.
Sumarni: *menatap kerumunan orang, lalu tersenyum lebar* eh, ada orang. Kenalin dooong, nama gw Michele.
Kimi: *tertawa sambil melihat kertas nama besar di dada Sumarni* jelas-jelas Sumarni, mau banget dipanggil nama barat
Sumarni: kampret. Ketahuan cantiknya guee. Ini nama kan cinta produk negeri, siiis.
Kimi: cinta negeri tapi apa-apa beli produk luar. Preett *mengejek*. Sepatu maunya merek luar, Hp maunya merek luar, tas, jaket, rumah, orang tua maunya merek luar..
Sumarni: udah deh, lu mah bisanya cuma ngejek aja. Nama lu siapa sih? Heh? ( mengejek ) Paling paling Tukimin.
Kimi: enak aja, gini-gini nama gw Kimi.
Sumarni: Kimi.. *mendengus* Kimi kimprit kaki kali *tertawa*
Kimi: Ah, parah. Udah deh, daripada ribut terus, lu lagi ngapain disini? Daerah ini kan bahaya.
Sumarni: Gw lagi mencari kalung tersayang yang ilang disini, hiks.. emas 34 karat, lho *dengan nada songong sambil kibas rambut*
Kimi: sombong pret
Narator: Tiba-tiba muncul janda jahat kebelakang Kimi dan Sumarni tanpa sepengetahuan mereka.
( Janda perlahan mendekati mereka )
Kimi: udah deh Sum. Relain aja kalung lu. Ayo pulang. Ngeri nih.
Janda: Bener tuh. Katanya disini ada preman janda yang jahat.
Kimi: Lah, kok preman bisa janda. Gimana ceritanya?
Janda: Nah itu, sangking jahatnya tu preman, akhirnya menjanda deh.
Sumarni: Kayak sinetron aja. Itu tuh, JJS.
Janda: JJS? *heran* apaan tuh?
Kimi & Sumarni: Janda-Janda Srigala
Janda: Ya ampun. Tontonan anak muda sekarang kurang gigit banget deh.
Sumarni: Emang tontonan yang gigit apaan?
Janda: Nonton Doraemon depan kandang guguk.
Kimi: Itu mah digigit betulan.
Janda: Namanya juga nonton di tipi tetangga. Eh, by the way, ya, tontonan jaman sekarang gak mutu banget deh. Srigala lah, harimau lah, gajah lah, tukang bubur lah, kudanil lah, monyet lah *sambil melirik Sumarni* Apa nggak ada yang mendidik dikit ya?
Kimi: Yah gitu lah. Bukan masalah mendidik atau nggaknya. Yang penting itu uang. Asal uangnya banyak mah, gajah juga dijadiin artis, deh.
Sumarni: super sekali.. *tepuk tangan* nah, security, security, tolong usir orang miskin ini *menunjuk kearah Kimi*
Kimi: eh, elo ya *maju ke arah Sumarni*
Sumarni: lo yang dari tadi cari gara-gara *maju ke arah Kimi*
Kimi: mau lo apa, sih?
Sumarni: *menampar Kimi*
Kimi: ehhh, edan *menampar Sumarni balik*
Kimi & Sumarni: *berkelahi ringan*
Narator: sementara Kimi dan Sumarni berkelahi sesuai skenario, Sang Janda mengeluarkan sebuah kalung dan memakainya sesuai skenario.
Narator: Eh, Sumarni, itu kalungnya sama si Janda *menunjuk ke arah Janda*
*Kimi & Sumarni berhenti berkelahi*
Sumarni: Oh kamu yang menemukannya, ya. Kembalikan kalungku! *menunjuk dengan marah kearah Janda*
Janda: enak aja. Susah-susah mungut mau diambil begitu saja? Heheheh, kalian bodoh sekali tidak sadar dari tadi.
Kimi: Kau hebat sekali dalam menipu.. Sial! Jangan-jangan kau adalah..
*ketakutan*
Janda: ya, benar, itulah aku, Hahahahah *ketawa jahat*
Kimi: Nenek Gayung Naik Haji!
Sumarni: Ah, lu mah kebanyakan nonton sinetron.
Janda: Hus, bukan! Aku adalah preman yang kalian bicarakan *ketawa jahat*
Kimi: Sum, tenanglah. Disaat begini, kita tidak boleh main kasar *dengan nada sok bijak sambil menoleh ke Sumarni, lalu menoleh kearah Janda dengan dagu terangkat* Eh lo, kalo masih sayang nyawa, kembaliin kalung nya.
Janda: *ngeluarin uang yang banyak* Sini lo, bantuin gw.
Kimi: *ngambil duit sambil ngitung* Gw mah setia kawan, gak peduli sama duit. Hati-hati, musuh kita kuat *menunjuk ke Sumarni*
Sumarni: Huh, dasar kere *ngeluarin uang lebih banyak*
Kimi: *mengambil duit dan berganti pihak*
Janda: *kembali mengeluarkan uang, namun kali ini, Narator yang mengambilnya dan berada dipihak si Janda*
Janda: nah, kalian mau bagaimana sekarang?
Narator: menyerahlah kalian.
Sumarni: sudahlah Kimi, lebih baik pulang. Lagian, masih ada 999 kalung yang lain dirumah.
Kimi: *sambil ngitung duit* Ya udah, lagian, ikatan sahabat kan tidak dapat dibayar oleh uang.

Narator: betul-betul *ngantongin duit yang dikasih si Janda* Begitulah kisah persahabatan Kimi dan Sumarni yang kaya dan miskin. Akhirnya mereka tumbuh biasa dan mati dengan biasa saja, sedangkan si Janda menemukan suami yang biasa dan hidup seperti biasanya. Tamat. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Semoga bisa membantu ^_^





1 comment:

  1. Titsanium Bars - Titanium Hair
    Titsanium Bars – grade 23 titanium Titsanium Bars. 3.5" titanium plate with 6″ LCD 2019 ford edge titanium for sale display. No dewalt titanium drill bit set special price. $0.99 how to get titanium white octane USD. Free delivery $19.95 USD. No special price.

    ReplyDelete